"Anggarannya Rp 174 miliar. Pembangunannya dengan sistem anggaran multiyears," ujar Jokowi setelah melakukan peletakkan batu pertama di lahan Rusunawa Tambora, Jalan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (1/11/2013).
Jokowi mengatakan, rusunawa ini diremajakan karena sudah hampir 30 tahun tidak mengalami perbaikan. Untuk menampung lebih banyak penghuni, Pemprov sengajakan memperbanyak lantai bangunan.
"Jadi nanti jumlah kamarnya 550 dan akan ditempati oleh warga yang sebelumnya tinggal disini," ujar dia.
Pembangunan tiga tower ini ditargetkan selesai pada September 2014. Warga yang sebelumnya sudah menetap di rusun, harus menyewa tempat lain untuk sementara waktu.
"Mereka sewa di dekat-dekat sini juga," ujar Jokowi.
Rusunawa Tambora dibangun di luas lahan 6.975 m2 dengan luas bangunan 2,673 m2 dengan luas masing-masing tower yakni tower A 1.074 m2, tower B (799,50 m2), dan tower C seluas 799,50 m2.
Kontraktor utama yang ditunjuk untuk pembangunan ini ialah PT Totalindo Eka Persada dengan Konsultan perencana PT Artefak Arkindo dan Konsultan pengawas PT Bina Karya.



0 komentar:
Posting Komentar