Ads 468x60px

Featured Posts

Jumat, 01 November 2013

Proyek Rusunawa Tambora Habiskan Rp 174 M


Septiana Ledysia - .NET news
Jokowi (tengah) di Rusun Tambora (Foto: Septiana)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Rusunawa Tambora Blok A, B dan C. Rusun yang akan dibangun sebanyak 16 lantai di tiap towernya menghabiskan anggaran Rp 174 miliar.

"Anggarannya Rp 174 miliar. Pembangunannya dengan sistem anggaran multiyears," ujar Jokowi setelah melakukan peletakkan batu pertama di lahan Rusunawa Tambora, Jalan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (1/11/2013).

Jokowi mengatakan, rusunawa ini diremajakan karena sudah hampir 30 tahun tidak mengalami perbaikan. Untuk menampung lebih banyak penghuni, Pemprov sengajakan memperbanyak lantai bangunan.

"Jadi nanti jumlah kamarnya 550 dan akan ditempati oleh warga yang sebelumnya tinggal disini," ujar dia.

Pembangunan tiga tower ini ditargetkan selesai pada September 2014. Warga yang sebelumnya sudah menetap di rusun, harus menyewa tempat lain untuk sementara waktu.

"Mereka sewa di dekat-dekat sini juga," ujar Jokowi.

Rusunawa Tambora dibangun di luas lahan 6.975 m2 dengan luas bangunan 2,673 m2 dengan luas masing-masing tower yakni tower A 1.074 m2, tower B (799,50 m2), dan tower C seluas 799,50 m2.

Kontraktor utama yang ditunjuk untuk pembangunan ini ialah PT Totalindo Eka Persada dengan Konsultan perencana PT Artefak Arkindo dan Konsultan pengawas PT Bina Karya.

AS dorong Assad ke Jenewa untuk lengser


Muhaimin
Jum'at,  1 November 2013  −  11:12 WIB
AS dorong Assad ke Jenewa untuk lengser
Presiden Suriah, Bashar al-Assad (CNN)
.NET news- Duta Besar Amerika Serikat untuk Suriah, Robert Ford mengatakan, AS dan Rusia sepekat mendorong Presiden Suriah, Bashar al-Assad untuk datang ke Konferensi Jenewa II untuk Suriah.
 
”AS menekan Assad untuk bergabung di meja perundingan, dan bahwa pembicaraan perdamaian Jenewa harus diakhiri dengan (pembentukan) transisipolitik di Suriah,” kata Ford, kepada Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, kemarin, seperti dikutip al-Arabiya.
 
”Kami perlu meyakinkan Rusia, siapa yang akan menggantikan Assad,” lanjut Ford. Menurutnya, mendukung oposisi Suriah saja tidak cukup untuk menekan rezim Assad. ”Kami menghadapi masalah dengan oposisi Suriah yang saling membunuh satu sama lain.”
 
Di sisi lain, diplomat AS itu tindakan rezim Assad yang telah menghancurkan semua fasilitas pembuat senjata kimia Suriah. Dia menyebut, hal itu sebagai prestasi besar.
 
Senator AS, John McCain menegaskan pemerintahan Obama memegang kendali atas Konferensi Jenewa II. ”Apa yang terjadi di Suriah tidak lagi perang saudara, yang merupakan konflik regional,” ucap McCain.
 
Ketua Senat Komite Hubungan Luar Negeri, Robert Menendez mengatakan, bahwa tindakan rezim Assad yang telah menghancurkan senjata kimia Suriah, adalah satu-satunya catatan positif dalam krisis yang tenagh memburuk di Timur Tengah.

Menendez menyesalkan krisis kemanusiaan yang memburuk akibat perang saudara yang telah memasuki tahun ketiga. Dia dan anggota DPR lainnya tidak percaya pemerintahan Obama memiliki strategi untuk menangani konflik Suriah.
 
Posisi AS di Timur Tengah dinilai lemah, karena penanganan krisis Suriah yang tidak tegas. ”Kebijakan Obama di Suriah memalukan Amerika,” kata Menendez.

(mas)